Mitrabara Adiperdana Akan Tambah Kepemilikan di Duta Bara Utama

PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) secara aktif mencari peluang akuisisi untuk menambah cadangan tambang baru. Salah satunya dengan melakukan penyetoran modal baru sebesar 13,33% pada PT Duta Bara Utama, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara terletak di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan pada akhir tahun lalu.

Rencananya, pada tahun ini MBAP akan menambah nilai akuisisi pada PT Duta Bara Utama dengan kepemilikan minimal menjadi 26%. Secara keseluruhan, saat ini kinerja MBAP meningkat cukup signifikan. “Kinerja saat ini cukup memuaskan, apalagi dengan harga batubara global yang meningkat,” kata Presiden Direktur MBAP, Widada, Senin (21/5).

Perusahaan tambang ini membukukan penjualan US$ 258,59 juta di 2017. Sedangkan tahun 2016, MBAP mencatat penjualan sebesar US$ 187,16 juta.

Beriringan dengan kenaikan penjualan, beban pokok penjualan pun turut naik 20,29% yoy menjadi US$ 143,38 juta. Hanya saja, MBAP masih diuntungkan dengan kenaikan pada pendapatan lainnya.

Dengan demikian, laba perusahaan melonjak 116,30%. Pada tahun 2017 tercatat laba Mitrabara sebesar US$ 58,64 juta. Padahal di 2016, MBAP hanya catat laba sebesar US$ 27,11 juta.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) kemarin, MBAP mengubah susuan pengurus perseroan. RUPS juga menyetujui pengunduran diri Daniel Suharya selaku Komisaris Utama dan Mengangkat Yo Angela Soedjana sebagai Komisaris Utama Perseroan.

 

Reporter: Ika Puspitasari
Editor: Sofyan Hidayat
Sumber Berita & Foto : www.kontan.co.id (22 Mei 2018)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *